×

Pabrik Gula Tersana Baru

Warisan Sejarah Industri Gula Indonesia yang Terus Bertransformasi melalui Inovasi, Produktivitas, dan Kemitraan Berkelanjutan.
Unit Usaha Bersejarah PT PG Rajawali II

Tentang Pabrik Gula Tersana Baru

Pabrik Gula Tersana Baru merupakan salah satu unit usaha strategis PT PG Rajawali II yang berlokasi di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Berdiri sejak tahun 1937 dengan nama "Nieu Tersana", pabrik ini menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang industri gula nasional dan terus berkembang mengikuti dinamika zaman.

Sebagai bagian dari PT PG Rajawali II, PG Tersana Baru berkomitmen menghasilkan Gula Kristal Putih berkualitas melalui pengelolaan perkebunan tebu yang berkelanjutan, peningkatan produktivitas, penguatan kemitraan dengan petani, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Sejarah Perjalanan Pabrik Gula Tersana Baru

Pabrik Gula Tersana Baru didirikan pada tahun 1937 dengan nama "Nieu Tersana" oleh perusahaan swasta milik Kerajaan Belanda, NV. Landbouw Mij Tersana, yang berkantor pusat di Bandung dan Jakarta melalui NV. Cultuur Mij Parakan Salak.

Pada masa pendudukan Jepang (1942–1945), seluruh pabrik gula milik asing diambil alih oleh pemerintah militer Jepang (Gunsiekanbu). Setelah Indonesia merdeka, pengelolaan perusahaan gula dilaksanakan oleh Badan Penyelenggaraan Perusahaan Gula Negara (BPPGN) sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan industri gula nasional.

Tonggak penting berikutnya terjadi pada tahun 1958 melalui Undang-Undang Nomor 86 Tahun 1958 tentang Nasionalisasi Perusahaan Belanda, yang menjadikan seluruh aset perusahaan Belanda di Indonesia sebagai milik Negara Republik Indonesia. Untuk melaksanakan proses tersebut, pemerintah membentuk Badan Nasionalisasi Perusahaan Belanda (Banas) pada tahun 1959.

Selanjutnya, melalui PP Nomor 159 Tahun 1961, PG Tersana Baru menjadi bagian dari Perusahaan Perkebunan Negara (PPN) Kesatuan Djawa Barat VI, bersama PG Karangsuwung, PG Kadhipaten, PG Sindanglaut, PG Jatiwangi, dan PG Gempol. Perusahaan kemudian mengalami beberapa perubahan kelembagaan, mulai dari Perusahaan Perkebunan Gula Negara (PPGN) pada tahun 1963, PN Perkebunan XIV pada tahun 1968, PT Perkebunan XIV (Persero) pada tahun 1981, hingga akhirnya pada tahun 1996 resmi menggunakan nama PT PG Rajawali II.

Hingga saat ini, PG Tersana Baru terus melanjutkan perannya sebagai salah satu unit usaha utama PT PG Rajawali II dengan mengedepankan inovasi, efisiensi, dan kemitraan dalam mendukung perkembangan industri gula Indonesia.

Keunggulan Pabrik Gula Tersana Baru

Warisan Industri

Memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pabrik gula bersejarah di Jawa Barat yang terus berkembang hingga saat ini.

Kemitraan Petani

Mengembangkan hubungan kemitraan yang saling menguntungkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani tebu.

Produksi Berkualitas

Menghasilkan Gula Kristal Putih dengan standar mutu yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri.

Inovasi Operasional

Melakukan peningkatan proses produksi secara berkelanjutan melalui penerapan teknologi dan efisiensi operasional.

Keberlanjutan

Mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam setiap kegiatan usaha.

Tata Kelola Perusahaan

Menjalankan operasional berdasarkan prinsip Good Corporate Governance serta budaya kerja AKHLAK.

Komitmen Pabrik Gula Tersana Baru

Warisan dan Keberlanjutan

Menjaga keberlangsungan industri gula melalui pengelolaan aset perusahaan secara profesional dan berkelanjutan.

Produktivitas

Meningkatkan produktivitas kebun dan pabrik melalui inovasi, efisiensi, dan penerapan praktik terbaik.

Kemitraan

Memperkuat sinergi dengan petani, mitra usaha, dan pemangku kepentingan untuk menciptakan nilai tambah bersama.

Tata Kelola

Menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran sebagai landasan operasional perusahaan.
Membangun Masa Depan Industri Gula Indonesia

Melestarikan Warisan

Berbekal sejarah panjang sejak tahun 1937, Pabrik Gula Tersana Baru terus bertransformasi menjadi unit usaha yang adaptif, produktif, dan berdaya saing. Melalui semangat inovasi, kolaborasi, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, PG Tersana Baru berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, petani, dan seluruh pemangku kepentingan.

//