PSA Palimanan

Pabrik Spiritus & Alkohol (PSA) Palimanan berdiri pada tahun 1883, bertempat di Desa Palimanan, Kabupaten Cirebon, tidak diketahui siapa nama pemiliknya.

Pabrik Spiritus & Alkohol (PSA) Palimanan dikelola oleh N.V Aments Suikerfabrikien, dengan kantor pusat berada di Rotterdam Belanda dengan nama N.V Internationale Gredit en Verenigde Rotterdam.

Pabrik Spiritus & Alkohol (PSA) Palimanan didirikan dengan tujuan untuk memproses limbah dari Pabrik Gula berupa “molase atau tetes” untuk dijadikan Spiritus & Alkohol.

Pada saat Perang Dunia II, Pabrik Spiritus & Alkohol (PSA) Palimanan terhindar dari kerusakan parah sehingga masih tetap dapat beroperasi.

Tahun 1942 - 1945 Pabrik Spiritus & Alkohol (PSA) Palimanan dikuasai oleh Jepang, sama seperti Pabrik Gula.

Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia mulai tahun 1958 menasionalisasi Pabrik Gula-Pabrik Gula dan Pabrik Spiritus & Alkohol peninggalan Pemerintah Belanda.

Pabrik Spiritus dan Arak (PSA) Palimanan didirikan tahun 1883 dengan nama “Gist and Spiritus Fabriek Palimanan” adalah anak perusahaan dari NV Aments Suikerfabrieken (pemilik PG Gempol) didirikan dengan maksud untuk mengolah molassess dari PG Gempol. Perlu diketahui bahwa PG Gempol yang didirikan tahun 1847 merupakan salah satu unit operasional pabrik gula PT PG Rajawali II yang tidak beroperasi lagi atau sudah ditutup sejak tahun 1996.